DUKUN -  Gunung Merapi hingga hari ini masih bersetatus waspada level 2 di mulai bulan mei 2018, hal ini menunjukan status ini sudah berlangsung lebih dari 2 tahun. Sedangkan ancaman letusan masih sering terjadi dan saat ini kondisi merapi mengalami devormasi.

Melihat kondisi saat ini Kepala Desa Dukun Tanto Heryanto mengundang masyarakat pada 15-07-2020 untuk bersama sama belajar Kesiapsiagaan / Tangap Bencana menghadapi bencana meletusnya gunung Merapi. Dalam  kegiatan ini Kades  Dukun menghadirkan elmen masyarakat, Organisasi Pengurangan Resiko Bencana dan lembaga desa yang mana di undang terbanyak adalah wanita yang tergabung dalam TP PKK, adapun alasannya perempuan merupakan kader sosialisasi di masyarakat, di harapkan hasil dari kegiatan ini para kader menyampaikan hasil dari sosialisasi tentang kondisi merapi terkini kepada masyarakat. 

Staf Ahli Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teleologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG)Yogyakarta Dewi Sri berharap masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan kondisi Gunung Merapi. Kondisi Waspada bukanlah merupakan kondisi normal karena masih terjadi letusan, ungkapnya dalam sosialisasi kepada masyarakat Desa Dukun. Dari sosialisasinya di harapkan masyarakat bisa hidup berdampingan dengan merapi tetapi harus paham dengan bahaya gunung Merapi. Dan diharapkan setelah sosialisasi ini warga lebih meningkat kesiapsiagaanya bukanya mlah takut setelah mengetahui kondisi merapi saat ini. Adapun salah satu tugas BPPTKG selalu memberikan informasi dini kepada masyarakat dengan tujuan untuk mengajak masyarakat agar selamat dari bencana.

Dalam kesempatan yang sama ketua OPRB Desa Dukun Marsono menyampaikan dalam waktu yang dekat ini di perlukan komunikasi dengan desa penyangga atau sister vilagge, hal tersebut bertujuan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dan berharap juga dalam waktu yang dekat BPPD Kabupaten Magelang memfasilitasi terjalinya pengesahan Sister Village Desa Dukun dengan desa calon desa penyangga. Adapun tujuanya apabila terjadi bencana Merapi maupun terjadi Lahar Hujan secara jelas sudah ada desa penyangga bagi desa Dukun yang saat ini masuk dalam KRB II. YAF