Desa Dukun, Kecamatan Dukun merupakan salah satu desa yang berada di wilayah lereng Gunung Merapi Kabupaten Magelang dan merupakan Desa rawan bencana letusan merapi dan ancaman sekunder lahar hujan. dengan kondisi tersebut Pemerintah Desa berupaya bagaimana bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat agar disaat ancaman tersebut datang masyarakat sudah siaga terhadap bencana dan ancaman bencana itu sendiri. dan untuk itu di perlukanya pelatihan atau pendidikan dasar tentang kebencanaan itu sendiri, sehingga diadakanya diksar lembaga penanggulangan bencana ini.

Peningkatan peran dan kapasitas kelembagaan organisasi desa dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat di harapkan kedepan dapat menjadi pioner di wilayah desa untuk penanggulanagan bencana baik itu bencana alam, non alam dan bencana sosial. dalam materi Diksar ini ada beberapa kegiatan. Kegiatan pertama yaitu masyarakat diberikan pemahaman tentang konsep dasar penangulangan bencana yang berbasisi masyarakat. Kepala Desa sekaligus Instruktur pada kegiatan ini Tanto Heryanto, memberikan penjelasan bagaimana kedepan bila terjadi bencana masyarakat dapat mengedepankan  konsep penanggulangan bencana dengan kearifan lokal yang ada di desa.

Kegiatan kedua berkonsep PPGD atau pertolongan pertama gawat darurat, suatu saat setiap orang akan dihadapkan dengan keadaan gawat darurat atau kejadian yang sengaja atau tidak kita jumpai, menurut instruktur dari kegiatan ini saudara Anton dan Satoto dari Buser Kab Semarang, sering kita melihat kejadian yang tidak kita inginkan, baik itu melihat kecelakkan di jalan atau melihat musibah yang ada disekitar kita berada, sehingga perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana bila suatu saat kita melihat hal tersebut, apa yang harus kita lakukan bila melihat ada orang tergeletak dan tidak sadar. teknik kearifan lokal di perlukan dalam hal ini. misal dengan alat yang ada di sekitar, dapat di fungsikan sebagai alat bantu pertolongan pertama.

Sumber Mata air terbesar di desa dukun ialah Sumur, hal ini juga yang yang di jadikan sumber kegiatan oleh saudara Pangat dan Kawul dari Sarda  Jateng. kegiatan Vertical Rescue di perlukan disini mengingat kondisi yang ada. dalam kegiatan ini masyarakat diberikan pemahaman tentang bagaimana cara tali temali, cara bagaimana mengunakan alat tali untuk menolong bila ada korban dalam sumur, baik korban karena ada gas ataupun korban terjatuh kedalam sumur. sehingga dengan praktek di lapangan masyarakat secara langsung dapat belajar bagaimana bila ada korban yang jatuh ke sumur.

Dalam kegiatan ini Pemerintah Desa Dukun tidak berharap adanya korban atau bencana, namun bila suatu saat hal itu terjadi diharapkan masyarakat sudah paham tentang bagaimana cara penyelamatanya sehingga dapat menghindarkan adanya korban jiwa.  dan dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa relawan, suka menolong dan saling membantu.. yazid aiman