Dusun Ngentak Dukun adalah salah satu Dusun terpencil dengan jumlah penduduk hanya 35 KK.
Namun, Dusun ini memiliki beberapa potensi yang tidak kalah menarik dengan Dusun lain. Salah satu potensi yang dimiliki ialah  salak madu. Salak ini merupakan salak termanis di Desa Dukun. Terbukti dengan konsumen yang datang dari berbagai dusun, mereka jauh-jauh datang karena tertarik dengan kemanisan yang dihasilkan dari salak tersebut. Bapak Haryanto dan istrinya Ibu Atik adalah petani salak yang sudah lama bergelut dalam dunia perkebunan salak. Baik salak pondhoh maupun salak madu.
Mereka berdua sangat tekun dalam merawat salak-salaknya. Beliau mengaku saat permintaan salak banyak beliau sampai kewalahan dalam melayani konsumen. Untuk saat ini salak madu menjadi salak unggulan dari Bapak Haryanto, meskipun permintaan salak pondhoh juga banyak namun di hari libur sekolah ini beliau mengaku permintaan salak madu lebih banyak dari biasanya.

"Saya awalnya hanya coba-coba saat menanam salak madu ini. Awalnya saya hanya membawa beberapa bibit saja dari Srumbung. Kemudian saya perbanyak sendiri.
Alhamdulillah kini salak madu yang awalnya saya tanam cuma-cuma justru lebih banyak peminatnya daripada salak pondhoh."Ujar Pak Haryanto


Hanya dengan merogoh kocek Rp 8.000,- saja kita sudah bisa menikmati manisnya salak madu yang merupakan salak termanis di Desa Dukun. Agar tidak kehabisan Bapak Haryanto meminta untuk para pembeli menghubunginya terlebih dahulu 085647342695. Selamat menncoba salak legendaris dari Dusun Ngentak Dukun.