Kerap kali, orang merasa sulit untuk menulis. Mulai dari kesulitan menyusun kalimat, merangkai gagasan, hingga menentukan judul yang sesuai dengan pokok bahasan. Kesulitan dalam hal menulis tersebut dirasakan pula oleh para relawan Situs Informasi Desa (SID) desa Dukun, Magelang. Keterbatasan pengetahuan soal jurnalistik menjadi hambatan utama dalam kinerja mereka dalam menyuplai berita desa. Menilik situasi tersebut, diadakanlah sebuah pelatihan jurnalistik yang ditujukan bagi para relawan SID tersebut.

Pelatihan jurnalistik bertajuk Sinau Bareng Jurnalistik ini diselenggarakan pada hari Sabtu lalu (28/7) di aula Balai Desa Dukun. Bekerja sama dengan pemerintah desa, pelatihan ini dimotori oleh 2 mahasiswa KKN Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Adapun pemateri dalam pelatihan ini yaitu Benni Setiawan, salah seorang dosen Ilmu Komunikasi UNY yang cukup kompeten dalam bidang jurnalistik.

Materi perihal dasar-dasar jurnalistik menjadi pembuka perbincangan pelatihan yang dihadiri oleh 18 relawan SID desa Dukun ini. Materi tersebut diberikan dalam rangka memberi pengetahuan jurnalisme secara umum pada peserta. Setelah peserta cukup paham mengenai dasar, barulah materi inti mengenai teknik reportase berita dan cara menulis berita diberikan oleh pemateri. Dalam rangka pemahaman yang lebih lanjut terhadap kepenulisan berita, peserta diminta untuk melakukan praktik langsung menulis berita secara berkelompok.

Pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan selama kurang lebih tiga setengah jam ini ditutup dengan praktik memasukkan berita ke dalam SID oleh pemateri Yazid Aiman Fikri. Pada pelaksanaannya, artikel berita yang telah ditulis selama sesi praktik sebelumnya dikumpulkan dalam satu flashdisk. Sejumlah dua berita yang telah terkumpul tersebut dimasukkan ke dalam SID, dimana secara langsung berita tersebut menjadi contoh praktik.

Adanya pelatihan jurnalistik bertajuk Sinau Bareng Jurnalistik ini diharapkan dapat memberi bekal pada para relawan SID dalam menjalankan perannya dalam mengawal informasi desa. Adapun, keberadaan pelatihan ini dapat membantu para relawan SID dalam menerjemahkan lingkungan tempat tinggal mereka ke dalam suatu artikel berita yang mengangkat potensi desa. (Amel/KKN UNY)